Cerita Bli #3 - Perasaan Kalut yang Seolah Tidak Pernah Hilang
![]() |
| Ilustrasi seseorang yang berusaha menjaga pikiran dan hatinya |
Tenggat waktu pengumpulan revisi sudah semakin dekat. Waktu tidak terasa sudah semakin berlalu dari hari ke hari. Setiap hari, orang tua bli sudah mewanti-wanti agar bli segera menyelesaikan revisi Tugas Akhir. Mereka juga selalu memastikan agar bli tetap yakin untuk bisa menyelesaikannya. Dan tentu bli menyanggupinya. Bli selalu berusaha meyakinkan kedua orang tua bli, bahwa bli pasti akan menyelesaikan pendidikan kuliah ini. Namun semuanya tetap memerlukan waktu. Terlebih lagi, waktu yang disediakan untuk pendidikan itu sudah melewati kadaluwarsa, membuat bli cukup kesulitan menghindari pikiran kalut yang sering muncul setiap hari. Mengerjakan tugas dalam kondisi telah terlambat lulus kuliah itu sangat sulit. Tekanan datang dari diri sendiri, keluarga, teman, dan tentu juga kampus. Keadaan yang serba kalut ini banyak memengaruhi produktivitas bli. Tapi bli telah berjanji pada diri sendiri, bahwa bli akan tetap bertahan dan menamatkan pendidikan ini. Waktu yang telah berlalu tidak bisa dikembalikan lagi. Bli tidak bisa memperbaiki kenyataan kalau bli telah terlambat lulus kuliah. Salah dua cara yang bisa dilakukan saat ini adalah yakin dan terus maju.
Di samping permasalahan dengan tugas kuliah, permasalahan bli yang lainnya juga berkaitan dengan pola hidup sehat. Pola hidup sehat itu meliputi aktivitas olahraga, pola makan, pola tidur, pola religi, dan bahkan pola kehidupan sosial. Pola religi dan pola sosial itu hanya sebutan bli saja ya, yang mewakili pola hubungan antara bli dengan Yang Maha Kuasa, dan antara bli dengan lingkungan sosial. Apakah dari kalian ada juga bermasalah dengan pola hidup sehat? Kalau iya, kalian mesti sadar, waspada, dan segeralah berkomitmen untuk berubah. Bagi bli pribadi, memperbaiki pola hidup sehat dalam kondisi yang saat ini sedang bli alami, terbilang cukup sulit. Tetapi bukan berarti mustahil. Ada yang mengatakan bahwa tidak ada yang mustahil di dunia ini. Bli percaya dengan kalimat itu. Bli berjanji dengan diri bli sendiri, meskipun saat ini pola hidup sehat bli sedang berantakan, bli akan mencoba memperbaikinya sedikit demi sedikit. Mengubahnya menjadi kebiasaan, sehingga di hari tua nanti bli tidak kesusuahan. Sebenarnya yang membuat pola hidup sehat itu sulit diperbaiki adalah, karena hal itu berkaitan dengan kebiasaan. Segala hal yang berkaitan dengan merubah kebiasaan adalah hal yang tidak mudah. Bli pribadi sudah mengalaminya. Dan kalian tentu juga pernah merngalaminya sendiri. Bli mencoba merubah suatu kebiasaan berkali-kali, tapi akhirnya tetap gagal. Mungkin hal itu disebabkan karena keadaan bli yang sangat ruwet sekarang.
Untuk saat ini, bli sedang mencoba merubah kebiasaan kecil dahulu, sembari mengerjakan tugas kuliah. Untuk merubah suatu kebiasaan kita perlu komitmen. Bli memberikan komitmen bli terhadap sesuatu yang mudah dahulu. Salah satunya adalah berkaitan dengan menulis blog ini. Jika ada kesempatan di sela-sela waktu mengerjakan tugas, bli akan menulis blog. Target bli adalah dengan menulis setidaknya dua artikel setiap minggunya. Dan syukurlah, di minggu kedua ini masih berjalan lancar. Hal-hal kecil seperti ini menjadi terapi tersendiri bagi bli. Setidaknya ada suatu hal berharga yang bisa bli hasilkan. Dan bagi bli, blog ini adalah sesuatu yang sangat berharga. Kalian juga, para pembaca yang mengunjungi blog bli, kehadiran kalian adalah sesuatu yang juga sangat berharga bagi diri bli.
Bli mungkin sedang dalam keadaan jiwa yang kurang stabil, tapi jika boleh, bli ingin memberi saran yang bli tahu. Jika kalian juga sedang dalam pola hidup sehat yang berantakan, kaian bisa melakukan seperti yang bli lakukan. Cobalah untuk berkomitmen terhadap sesuatu yang kecil dahulu. Tetap jalani komitmen itu, dan kalian akan merasakan diri kalian menjadi jauh lebih berharga.
Bli akan berusaha untuk segera keluar dari keruwetan yang bli alami saat ini, sehingga apapun aktivitas pengembangan diri yang bli lakukan akan berjalan dengan lancar. Kalian juga harus tetap menjaga pengembangan diri kalian. Terutama jika kalian masih berusian di bawah 20 tahun. Di usia ini kalian memiliki banyak waktu untuk menjelajahi diri kalian sendiri, maupun menjelajahi dunia luar. Pastikan bahwa kalian menjelajahi sesuatu yang benar-benar bermanfaat bagi diri kalian di masa depan. Bersyukurlah bahwa pintu sukses kalian masih terbuka lebar. Dan tentunya, kalian harus menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. Hal itu sangat penting sebagai modal bagi diri kalian untuk memasuki dunia profesional.
Dan bagi kalian yang sudah berusia 20 tahun ke atas, berarti kita sama, tenanglah karena kalian tidak sendiri. Golongan kita mungkin memerlukan usaha lebih ekstra untuk memperbaiki pola hidup sehat, tapi mari kita yakin. Jika ada orang yang mengatakan, kalau kita telah terlambat untuk berkembang, tidak apa-apa. Kita harus menerima bahwa mereka benar. Pada usia 20 tahun ke atas ini, seharusnya kita sudah menjadi manusia yang optimal. Sebenarnya sudah waktunya bagi kita untuk menyumbangkan kemampuan kita di masyarakat. Bli pun sedang berada dalam fase-fase yang tidak pasti, tepat pada saat ini. Sudah saatnya kita berubah diri dengan membiasakan pola hidup sehat. Karena itu adalah modal awal bagi kita untuk menjalani dunia profesional. Biarkanlah bli yang telah terlambat lulus kuliah ini mengatakan hal ini. Meskipun kita sedikit terlambat, bukan berarti pintu kesuksesan kita telah tertutup. Kita akan tetap membuka pintu kesuksesan itu dengan caranya yang berbeda. Lagi pula tujuan kita tetap sama, yaitu meraih kesuksesan, baik apapun definisi dari kesuksesan itu. Mari kita berlari bersama.

Kalian juga bisa menulis komentar terkait postingan ini. Silakan melakukannya melalui kolom komentar. Terimakasih.
BalasHapus