Cerita Bli #22 - Tidak Ada Keterkejutan dan Hadirnya Penerimaan yang Halus
Hai, aku ingin bercerita kepada kalian. Kalian tau bukan? Anak-anak muda masa kini yang sudah memiliki pacar, sering kali membagikan momen mereka di media sosial.
Sebenarnya selama beberapa hari ini, aku sedang suka dengan seorang perempuan. Aku tertarik dengannya, dan mulai mem-follow dirinya di media sosial. Karena akunnya privasi, jadi aku harus menunggu konfirmasi darinya, sebelum follow-ku diterima, dan bisa melihat foto-foto dirinya.
Awalnya, aku mengira dia adalah tipe perempuan yang belum begitu memikirkan soal pacar. Kadang memang ada tipe orang yang seperti itu bukan? Melalui beberapa fotonya di media sosial yang lain, aku melihat wajahnya yang ayu dan polos. Itu juga adalah hal yang membuatku tertarik padanya.
Beberapa hari kemudian, akhirnya follow-ku dikonfirmasi olehnya, dan kini aku sudah bisa melihat galeri fotonya di media sosial. Dia orang yang cukup aktif bersosial media, namun, dalam konteks positif ya, seperti membagikan momen-momen dia bersama temannya.
Namun, pandanganku tertuju pada fotonya yang berpose berdua dengan seorang pria. Jujur, sebelum membuka foto itu, aku sangat berharap itu adalah foto ayahnya, atau saudaranya. Aku tau kemungkinan itu sangat kecil, karena pose mereka lumayan mesra, dan terlihat pria itu lumayan "fit" dan muda.
Setelah aku buka fotonya ternyata benar saja, itu adalah pacarnya. Ada banyak momen yang dia unggah saat bersama pacarnya. Dilengkapi juga dengan caption yang tidaklah begitu mesra, tapi penuh kehangatan dan cinta.
Anehnya, aku tidak begitu sedih. Entah karena aku sudah terbiasa mengalami hal ini, atau aku yang memang semakin dewasa. Tapi aku senang dia memiliki pacar yang tangguh. Aku tidak tau pacarnya tangguh atau tidak, tapi kalau aku lihat dari penampilannya, sepertinya dia tipe pria yang bertanggung jawab dengan dirinya sendiri. Jadi, dia pasti akan bertanggung jawab juga dengan perempuan yang dia cintai. Aku merasa senang.
Lagipula, tidak mengherankan juga, kalau perempuan seperti dirinya memiliki pacar. Parasnya ayu, wajahnya cantik, dengan senyuman yang menenangkan hati. Setiap pria pasti pernah mendambakannya. Hingga akhirnya, dia menjalin hubungan dengan pria yang berhasil meyakinkan dirinya. Itu adalah kisah yang membahagiakan.
Sebelum menutup tulisan ini, aku ingin menjelaskan sedikit hal. Ini tentang bagaimana setiap pasangan mengabadikan momen. Aku memang belum pernah memiliki pacar sih. Tapi seandainya aku nanti punya pacar, aku mungkin tidak akan pernah membagikan momen kami di media sosial. Atau kalau memang perlu, aku akan membagikannya secara implisit saja.
Aku mengerti bagaimana rasanya melihat kemesraan orang lain, padahal diri sendiri belum berkesempatan merasakan kebahagiaan seperti itu. Aku tidak ingin orang lain merasakan hal yang sama.
Komentar
Posting Komentar