Cerita Bli #33 - Spektrum Cinta, Bisakah Aku Mendapatkan Bunga yang Berwarna Seperti Cahaya Bintang Arcturus?

Jujur, aku merasa sangat cringe dan seperti lelaki buaya kalau membacanya lagi. Tapi bagaimana ya .. inilah yang benar-benar aku pikirkan saat itu, saat melihat fotonya.
Jujur, aku merasa sangat cringe dan seperti lelaki buaya kalau membacanya lagi. Tapi bagaimana ya .. inilah yang benar-benar aku pikirkan saat itu, saat melihat fotonya.

 

Aku tau, kalau aku sudah dewasa dan wajar untuk memiliki pasangan, bahkan menikah. Tapi saat aku melihat wanita, aku selalu berpikir,

"Untuk ya aku mencari pacar? Untuk apa aku berpacaran? Lalu nanti pada akhirnya akan ada pernikahan kan? Tapi sebenarnya untuk apa kita menikah?"

Maksudku aku tak mengerti.

"Seandainya nanti aku memiliki pasangan, lalu apa? Apakah pasangan itu hanya untuk menyejukkan hati saja? Kalau iya, apa memang itu saja maknanya? Untuk "bersenang-senang" saja? Sebenarnya apa tujuan berpasangan itu? Apa sebenarnya yang ingin dicapai? Apakah naluri makhluk hidup untuk berkembang biak? Atau ada makna lainnya lagi?"

"Aku hanya belum mengerti hal itu. Kalaupun aku pada akhirnya memiliki pasangan, apakah itu hanya untuk memuaskan ego, di mana akhirnya aku mendapatkan hati wanita yang aku sukai?"

"Tapi kalau ini tentang tumbuh bersama dan saling memahami, lalu, kenapa ya banyak pria mencari wanita yang cantik?"

Aku percaya pandangan mengenai pasangan dan hubungan yang ideal itu ada. Tapi saat ini aku belum bisa memikirkannya.Yang aku yakini adalah, siapapun wanita yang nanti aku ajak menikah, hal-hal yang berkaitan dengan "ideal" itu tidak akan pernah ada. Aku memilih untuk tidak dulu memikirkan apa pandangan ideal ku tentang pasangan atau hubungan, setidaknya untuk saat ini. Karena, tantangan dan hambatan itu pada akhirnya pasti ada.

Tapi kalau aku bisa menjawab, aku akan mengatakan jawaban-jawaban klise juga, seperti pasangan yang bisa memahami, mengerti, dan menjaga kita. Tapi pada akhirnya, semua itu tidak akan semudah itu saat dijalani.

Tapi aku sekarang sedang mengagumi seorang wanita loh.

Haha...ayo, akan aku ceritakan di bagian selanjutnya.

Saat ini Aku Sedang Mengagumi Seorang Wanita...Ehh, Jangan Tanyakan Apa Dia Mengagumi Aku Juga atau Tidak

Kami dulu satu SMP. Dia mungkin bukan wanita tercantik di sekolah pada saat itu. Tapi menurutku, wajahnya lah yang paling unik dan cantik. Kami putus kontak selepas lulus SMP. Kemudian, tanpa terasa waktu berjalan telah berjalan begitu jauh. Kini kami sudah lulus kuliah.

Dia kini adalah seorang dokter. Aku menganggumi dirinya. Aku tau, aku akan senang kalau aku bisa bersamanya. Tapi sepertinya hal itu tidak akan terjadi deh. Kami hidup dalam "spektrum" yang sepenuhnya berbeda.

Sebuah keajaiban kalau pada akhirnya kami bisa bersama. Tapi aku sebenarnya tidak memikirkan hal itu sih, spektrum kami sudah sangat berbeda.

Lagipula aku yakin dia mungkin saja sudah menjalin hubungan dengan pria lain. Tapi itu tidak apa-apa. Aku senang kalau melihat orang-orang yang aku kenal menemukan kebahagiaan mereka.

Jadi, Kenapa Bisa Kagum...?

Yang aku kagumi tentang dia ya? Tentu berkaitan juga dari sisi profesinya saat ini ya. Tapi aku tau dia pasti akan berada di titik ini, karena sejak SMP dia adalah seorang yang gigih. Jauh sebelum dia mencapai profesinya saat ini, aku memang sudah menganggumi dirinya sejak SMP dulu. Dia sebenarnya orang yang cukup absurd juga.

Tapi tunggu dulu ya, aku ingin mengatakan kalau kami belum pernah sama sekali mengobrol lebih dari 10 detik bersama, hahaha...

Kalian tau? Ini seperti garis edar planet-planet yang sering kita lihat dalam visualisasi sistem tata Surya. Garis edar itu diperlihatkan selalu ada dalam visualisasi itu, tapi nyatanya...?? Tentu tidak ada ya, tidak nampak secara kasat mata.

Tapi aku melihat postingan lamanya di Facebook, dan aku ketawa-ketawa sendiri. Jadi seperti itu sisi lain dari dirinya yang kita ketahui sangat berprestasi di sekolah.

Aku kagum dengan karakternya. Dia orang sangat berani, berhati baja, dan berdedikasi, untuk seorang anak SMP pada waktu itu. Langkah kakinya juga sangat cepat, fokus, dan rentang tangannya saat berjalan juga lebar sekali. Tampaknya dia juga sering berkeringat.

Saat SMP giginya memakai kawat. Aku tidak tau apakah itu masih sampai sekarang, tapi sepertinya sudah tidak lagi. Kalau dia tersenyum, kawat-kawat giginya pasti terlihat. Senyumannya manis sekali, itu lebih dari cukup membuatku merasa kalau dia adalah wanita yang telah menarik hatiku. Menurutku, dia adalah wanita paling menarik di angkatanku.

Aku mendengar dari cerita teman-temannya, kalau dia ini sering marah. Kalau marah, katanya dia seperti orang yang kesurupan. Tapi apapun itu, dia wanita yang keren. Dia adalah wanita paling keren menurutku saat aku SMP, sementara aku, bahkan harus berbagi Indomie berdua dengan temanku untuk mencukupi makan saat jam istirahat.

Kalau Nanti Aku Bertemu Lagi Dengannya, akan Jadi Seperti Apa Ya...?

Aku yakin dia adalah orang yang absurd. Saat aku misalnya melihatnya dalam suatu momen, aku akan memanggil namanya dengan lantang. Entah apakah dia akan mengingatku atau tidak.

Kalau dia tidak mengingatku, aku akan membuat dia ingat. Aku yakin dia pasti kaget. Setelah itu mungkin aku akan membicarakan tentang sesuatu yang ada di tempat kami bertemu. Aku juga pastikan untuk mendapatkan nomor teleponnya. Ini adalah penghubung kami sebagai teman, yang mungkin akan bisa saling membantu satu sama lain suatu saat nanti.

Kami bukan tidak saling mengenal sama sekali. Saat SMP, aku pernah berada dalam organisasi yang sering bersinggungan dengan organisasi tempat dia berada. Jadi, aku yakin dia akan mengingatku hanya melalui beberapa clue saja.

Selain itu, aku juga banyak berteman dengan cowok-cowok di kelasnya dia. Jadi, praktis kami sebenarnya sudah saling tau. Kami juga sering saling sapa kalau tanpa sengaja berpapasan di lorong sekolah.

Memangnya Bintang Arcturus Sekeren itu Ya?

Interaksi terbaru kami sebenarnya terjadi sekitar 8 bulan lalu di Instagram. Saat itu dia mengunggah story. Karena aku merasa dia cantik sekali, jadi aku mengomentarinya seperti ini :

"Padahal sinar oranye bintang Arcturus selalu bersinar di langit malam Barat Laut, tapi kenapa selalu kamu yang lebih indah ya???"

Jujur, aku merasa sangat cringe dan seperti lelaki buaya kalau membacanya lagi. Tapi bagaimana ya .. inilah yang benar-benar aku pikirkan saat itu, saat melihat fotonya.

Catatan :

Gambar ilustrasi sampul pada postingan ini, dibuat dengan teknologi AI. Menggunakan aplikasi WOMBO Dream - AI Art Generator. Terimakasih.

Komentar