Cerita Bli #34 - Sebiji Gorengan yang Membuatku Kepikiran
![]() |
| "---Waduh...semoga saja aku tidak sakit. Tenggorokanku terasa tidak nyaman, dan kepalaku terasa sedikit pusing..." |
Hai.
Kemarin dalam suatu acara di banjarku, aku memakan satu gorengan. Aku sadar gorengan itu mengandung banyak minyak, tanganku sampai ikut licin karena minyaknya itu. Aku ikut mengambil gorengan, adalah untuk menghormati teman-temanku yang lain, dan...agar aku tidak dianggap 'seculun' atau 'seanak rumahan' itu. Aku mengambil gorengan itu, agar aku bisa sama dengan teman-temanku yang lainnya.
Aku hanya makan 1 gorengan saja, sementara aku melihat beberapa temanku terus lanjut memakan gorengan, mereka mengambil 1, 2, 3, dan seterusnya...
Aku tak bisa membayangkan hal itu...
Aku hanya memakan gorengan seperti ini sekali saja. Aku rasa ini tidak apa-apa, iya kan? Aku tak rutin memakan ini, hanya pada kondisi-kondisi "luar biasa" seperti ini saja.
Nah, sesampainya di rumah sekitar jam 2 pagi, aku langsung minum air, makan buah melon sekitar 5-6 potong, dan memakan 1 roti putih.
"Apakah yang aku upayakan ini bisa membantu, mengurangi efek buruk gorengan yang kumakan sebelummnya?" Begitulah pikirku, sambil berharap upaya ini berhasil dan bekerja.
Ya! Itu Bisa Dibilang Bekerja...
"Yeah!!"
"Aku tau itu akan bekerja, bahkan sebelum aku melakukannya, hahaha...!"
"Aku tau aku punya insting yang bagus dalam menjaga tubuh!"
"Gorengan itu hanyalah lawan kelas teri!"
"Kita berhasil kawan!"
"Hahahaha..."
"Gorengan itu gak bisa ngalahin kita."
"Aku tau kita bisa melakukan ini!"
"Gorengan itu gak ada apa-apanya dibandingkan kita."
"Sejak kapan kita pernah kalah? Ingatkan aku!"
"Masakan mamah 1000x lipat lebih baik!"
Oke-oke, aku rasa sudah cukup euforianya. Sudah ya, sudah ya...
Aku langsung mencari informasi di internet. Syukurlah, apa yang aku upayakan dengan melon, roti, dan air itu, bisa mengurangi efek buruk yang aku dapatkan.
Air memberiku hidrasi. Air yang aku minum, membantu melarutkan dan mengeluarkan sisa racun, serta memproses garam (natrium) berlebih, yang sering ada dalam makanan berminyak. Ini bisa membantu meringankan kerja ginjal.
Melon, adalah sumber serat, air, sekaligus sebagai antioksidan. Serat dalam melon membantu membersihkan dan 'mendorong' sisa minyak serta sisa makanan lain. Sistem pencernaan bisa bekerja lebih cepat, dan mencegah minyak itu mengendap terlalu lama.
Kandungan air melon yang tinggi, membantu hidrasi dan mengeluarkan zat-zat yang tidak diperlukan. Selain itu, buah-buahan memberikan antioksidan yang membantu melawan radikal bebas, yang mungkin dihasilkan dari minyak yang dipanaskan.
Sayangnya...Ada yang Tidak Bisa Dihindari...
"Sayang sekali..."
"Ini menyebalkan..."
"Aku tau ini akan terjadi..."
"Kampret..."
"Tapi sudah terlanjur..."
"Apa yang harus kita lakukan....?"
"Ini bukan postingan terakhir kita kan...?"
"Jangan sampai..."
"Jadi...kita telah kalah?"
Euforia berlebihan di awal itu sama sekali bukan ide bagus, kawan...
Jangan merayakan kemenangan, sebelum kemenangan itu benar-benar sudah ada dalam genggaman tanganmu. Cobalah untuk mengintrospeksi diri untuk selanjutnya.
Aku lanjutkan ya...
Jadi, sayang sekali...apa yang aku upayakan itu hanya 'mengurangi', jadi memang ada efek buruk yang tetap tidak bisa ku hindari. Ini benar-benar membuatku tidak ingin mencoba memakan gorengan lagi. Jadi, efek buruk ini tidak bisa dinetralkan kembali.
Yang pertama adalah lemak Trans. Kalian pasti pernah mendengar yang satu ini kan?
Aku yakin, minyak yang digunakan pedagang gorengan itu, adalah minyak yang telah digunakan berulang kali. Minyak seperti ini akan menghasilkan zat-zat berbahaya, dan lemak Trans. Lemak Trans memberikan kerusakan pada tingkat sel, dan sayangnya, tidak bisa dicuci dengan kandungan dalam buah melon.
Yang kedua berkaitan dengan kalori. Kalori dan lemak dari gorengan tetap akan diserap oleh tubuh. Gorengan itu sangat padat energi, terdiri dari kalori yang tinggi dan lemak. Namun, sayangnya rendah akan serat. Lalu? Karena itu, sistem pencernaan harus bekerja lebih keras untuk memecahnya. Ini bisa membuat rasa tidak nyaman pada tenggorokan dan kepala.
Tidak nyaman pada tenggorokan dan kepala? Itu terdengar remeh bukan? Ya, kita boleh menganggap itu gejala yang remeh, karena itu hanya efek jangka pendek. Bahkan, meskipun itu 'hanya' efek jangka pendek, tetap harus diwaspadai. Setiap efek samping, sekecil apapun, harus mendapat perhatian lebih.
Tapi, kalau berbicara tentang efek jangka panjang, ini akan berujung pada hal-hal mengerikan, seperti penumpukan lemak di dalam tubuh, hingga penyumbatan pembuluh darah.
Itu bukanlah hal yang remeh ya...
Tapi, Apakah Gorengannya Memang Seenak Itu...?
Terdiri dari campuran tepung, sayur-sayuran, bawang, garam, dan efek krispinya. Itu adalah kombinasi kenikmatan yang luar biasa...
Tapi, jujur ya....gorengan yang aku makan kemarin itu enak sekali! Hahahhaa...
Serius, saat menghabiskan satu, aku benar-benar ingin mengambil lagi. Tapi, aku bisa merasakan minyaknya di ujung-ujung jariku. Aku juga merasakan betapa minyaknya di bibir, gigi, dan lidahku. Selain itu, pada saat itu juga, aku langsung merasa aneh di tenggorokanku.
Aku berpikir, "---Waduh...semoga saja aku tidak sakit. Tenggorokanku terasa tidak nyaman, dan kepalaku terasa sedikit pusing..."
Karena khawatir, dan cepat-cepat ingin menghilangkan efek buruk, aku langsung mengambil sebotol air di sana, dan menghabiskannya. Sesampainya di rumah, aku melakukan apa yang tadi aku sampaikan. Aku makan 5-6 potong buah melon, kemudian roti putih, dan minum air. Syukurlah aku tidak demam, bahkan setelah aku bangun pagi.
Sementara itu, di sebuah warung aku pernah melihat ada seorang yang makan gorengan, setelah itu dia minum kopi, dan menutupnya dengan rokok.
Kayaknya ya...Kalau aku yang melakukan itu, aku sudah demam selama seminggu.
Catatan :
Gambar ilustrasi pada postingan ini, dibuat menggunakan teknologi AI, melalui aplikasi WOMBO Dream - AI Art Generator .

Komentar
Posting Komentar